Jumat, 28 Maret 2014

Rindu

rindu melihat fajar

tanpa malam bagaimana aku bisa

ku tusuk jantungku

dan aku menemuinya

dalam bahasa diam zahirnya

ku nikmati anggur suguhannya

aku mabuk cinta

dan menari-nari dalam keheningan

jiwa cinta menguasaiku penuh

aku larut dalam nyanyian hati

rindu, aku rindu padamu

aku ingin segera bertemu

Kamis, 13 Maret 2014

Tertutup Kabut




Matahari merah, bulan tak nampak

langit berkabut pekat berteriak

Saling menunjuk telunjuk keluar

lupa telunjuk menunjuk kedalam

Berlari-lari kian kemari belum jua terjawab tanya

Dimana aku, dimana aku begitulah kabut menutup segala

Aku disini, aku disini, tapi telinga tak jua mendengarnya 





Sabtu, 08 Maret 2014

Telah Patah



Sebentar saja, ternyata tak selamanya

Tak kan ada lagi nyanyian dan tarian hujan disahara

Musim hujan telah berakhir 

Hijau rumput kembali menguning

Danau penuh kembali kosong 

Takkan lagi tercium mawar harumnya 

Setangkai mawar telah patah 

indahnya mawar kini tinggal kenangan saja